5 Perubahan Twitter Setelah Dibeli Elon Musk

GadgetSquad.id – Elon Musk akhirnya beneran membeli Twitter. Bos  SpaceX dan  Tesla itu  telah secara resmi membeli Twitter seharga USD 44 miliar atau sekitar Rp 635 triliun secara tunai. Ini menjadikan Elon Musk menjadi salah satu pemegang saham terbesar Twitter. Bakal ada perubahan Twitter ke depannya ?

perubahan twitter pasca elon musk

Perubahan Twitter

Sebelumnya, Elon Musk beberapa kali pernah mengkritik Twitter. Dan setelah layanan sosmed cuitan ini resmi dikuasainya, seperti apa perubahan Twitter yang bakal terjadi. Di rangkum dari berbagai sumber, setidaknya Elon Musk pernah mengusulkan beberapa perubahan pada Twitter, ini di antaranya :

  1. Sistem berlangganan layanan premium

Seperti diketahui, Twitter telah meluncurkan layanan premium yang dinamai Twitter Blue yang diluncurkan pada Juni 2021. Twitter Blue merupakan layanan berlangganan pertama dari Twitter yang menawarkan akses eksklusif. Hanya saja, layanan itu baru di Amerika Serikat, Kanada, Australia, dan Selandia Baru.

Baca juga : Siaran Periscope Sekarang Bisa Langsung dari Twitter

Elon Musk menyarankan ada perubahan Twitter yaitu agar biaya berlangganan untuk Twitter Blue dipatok dengan harga lebih rendah dari 2,99 dolar AS atau setara Rp43 ribu. Selain itu Elon juga menyarankan agar pengguna layanan berlangganan bisa memiliki tanda otentikasi khusus, yang membedakan pengguna premium dan tak berbayar.

 

  1. Hapus iklan

Elon Musk juga menyarankan perubahan Twitter yaitu agar iklan bisa dihapuskan dari akun pengguna berlangganan. Ini demi memberi pengalaman eksklusif untuk pemilik akun Twitter berbayar..

  1. Menghadirkan pembayaran pakai aset kripto dogecoin

Bagi pengguna yang ingin memiliki akun berbayar, Elon juga mengharapkan adanya opsi pembelian atau pembayaran menggunakan aset kripto dogecoin

 

4. Memungkinkan mengedit cuitan di Twitter

Sebelumnya Elon Musk juga pernah membuat polling tentang usulan agar cuitan di Twitter bisa diedit. Hasilnya banyak pengguna Twitter yang setuju dengan adanya fitur tersebut. Sebenarnya ini adalah fitur yang telah lama tertunda pengembangannya. Pihak Twitter pun mengatakan fitur ini sedang dalam tahap pengembangan.

 

5. Memoderasi konten atas nama kebebasan bicara.

Usulan lain perubahan twitter yang menjadi keinginan Elon Musk yaitu adanya konten atas nama kebebasan bicara dan berpendapat. Namun ini menjadi perdebatan, karena muncul kekhawatiran akan kebebasan berbicara yang memungkinkan penyebaran informasi yang salah dan konten yang memecah belah.