Strategi Berhasil, Indosat Ooredoo Klaim Pertumbuhan Sepanjang 2019 Meningkat!!

GadgetSquad.ID – Lupakan sejenak perihal kabar restrukturisasi yang terjadi di Indosat Ooredoo. Pasalnya di tengah kabar tersebut, Indosat Ooredoo mengklaim jika selama tahun 2019 lalu, laju pertumbuhan operator yang identik dengan warna kuning merah ini sehat.

Dalam keterangan resmi yang diterima, President Director and CEO Indosat Ooredoo, Ahmad Al-Neama, mengatakan, jika pihaknya telah berhasil menjalankan strategi tahun Perusahaan, dan hal ini menyebabkan kinerja keuangan yang solid.

“Kami berinvestasi untuk meningkatkan cakupan dan kinerja jaringan 4G kami, langkah-langkah ini berkontribusi terhadap peningkatan basis pelanggan dan volume trafik data Perusahaan. Sejalan dengan langkah kami untuk masa yang akan datang, kami ingin memainkan peran utama dalam membangun ekosistem digital Indonesia, dengan menghadirkan peningkatan kualitas layanan dan pengalaman bagi pelanggan yang akan menciptakan nilai bagi pemegang kepentingan Perusahaan,” terangnya.

Dari keterangan yang didapat, disebutkan jika total Pendapatan tumbuh sebesar 12,9% menjadi sebesar Rp26,1 triliun, Pendapatan Seluler tumbuh sebesar 14,7% menjadi sebesar Rp20,7 triliun, dan EBITDA mencapai Rp9,9 triliun, atau tumbuh kuat sebesar 51,6% YoY.

Pelanggan seluler tumbuh sebesar 1,2 juta pelanggan menjadi 59,3 juta pelanggan pada akhir tahun 2019, dan Average Revenue per User (ARPU) meningkat menjadi Rp27,9 ribu dari tahun sebelumnya sebesar Rp18,7 ribu, yang utamanya disebabkan oleh tingginya peningkatan trafik data sebesar 71,6% YoY.

Disebutkan juga, Indosat Ooredoo membukukan laba bersih sebesar Rp1.569,0 miliar atau naik sebesar hampir Rp4 triliun dibandingkan rugi bersih di tahun 2018 yang disebabkan oleh perbaikan EBITDA dan penjualan menara.

Dalam hal operasional, Indosat Ooredoo juga mengklaim berhasil melaksanakan penggelaran jaringan 4G secara intensif, mengembangkan cakupan populasi 4G dari hanya sebesar 44% pada akhir tahun 2017 hingga mencapai hampir 90% di tahun 2019 serta meningkatkan kualitas konektivitas di seluruh Indonesia secara signifikan.