Review Huawei MatePad Pro 11 : Beneran Tablet Rasa Laptop?

GadgetSquad.ID – Dalam gelaran Huawei APAC Smart Office Launch 2022 yang berlangsung di Bangkok, Thailand beberapa waktu lalu, GadgetSquad menjadi saksi rilisnya tablet Huawei MatePad Pro 11. Seri Huawei MatePad Pro 11 digadang sebagai salah satu tablet paling powerfull, yang dirilis Huawei tahun ini.

Kali pertama bertegur sapa dengan Huawei MatePad Pro 11 di Bangkok, GadgetSquad cukup terpesona dengan sederet amunisi yang dimiliki tablet ini. Kini Huawei MatePad Pro 11 sudah rilis di Tanah Air dan tablet tersebut, sudah berlabuh di meja redaksi GadgetSquad.

Akankah Huawei MatePad Pro 11 mampu memikat hati, para konsumen di Tanah Air yang sedang mencari tablet anyar. Sebelum kamu jatuh hati dengan Huawei MatePad Pro 11, pantengin dulu keseruan GadgetSquad mengeksplor tablet yang katanya secanggih laptop.

Desain
Jejak langkah GagdetSquad mengekplor Huawei MatePad Pro 11, dimulai dari sektor desain. Secara umum tidak ada perubahan ekstrim, antara desain MatePad Pro 11 dengan tablet sejenis. Desainnya masih khas produk berlayar lebar, pokoknya tablet banget.

Wah gak keren dong desainnya? Santai sob, jika sudah diperhatikan secara detail, desain tablet ini punya daya pikat yang membuatnya, tampak lebih menonjol dibanding para kompetitornya.

Dari data yang didapat, Huawei MatePad Pro 11 di klaim menjadi tablet 11 inci tertipis dan teringan saat ini. Secara keseluruhan, tablet ini punya bodi setebal 5,9mm dan bobot hanya 449 gram.

Saat GadgetSquad menggengamnya, memang terasa MatePad Pro 11 punya bobot yang ringan. Bobot ringan dengan bodi yang slim, sangat terasa fungsinya saat kamu memanfaatkan tablet ini sebagai pengganti laptop, saat bekerja atau presentasi di tempat klien.

Bodi belakang tablet ini, nampak cukup ikonik dengan desain kamera utama yang di tempatkan dalam frame berbentuk bulat. Kenyamanan menjinjing tablet dengan satu tangan semakin bertambah, karena punggung MatePad Pro 11 menggunakan material matte.

Material matte membuat permukaan belakang tablet ini lebih kesat dan anti-sidik jari. Kombinasi di sektor desain, sedikit banyak bisa menaikan level tampilan penggunanya. Kamu jadi bisa terlihat lebih profesional, layaknya pekerja yang hilir mudik di kawasan bisnis SCBD.

Layar
Namanya juga tablet, wajib rasanya punya layar dengan kualitas prima. Bagaimana dengan Huawei MatePad Pro 11?

Di sektor ini, kamu akan merasakan bagaimana keseriusan Huawei, dalam mengarap tablet baru ini. Dari segi ukuran, sudah sempat di singgung jika tablet ini dibekali layar bergaris tengah 11 inci.

Layarnya sendiri menggunakan panel OLED dengan bingkai layarnya amat tipis. Menurut catatan, Rasio bodi ke layar terbilang tinggi, mencapai 92%. Jadi jangan heran saat menatap layar tablet ini, kamu akan mendapati bidang pandang lebih luas, di banding kompetitor di level yang sama.

Layar tablet ini memiliki resolusi 2560 x 1600 pixel yang tajam dengan refresh rate 120Hz. Huawei menyebutnya sebagai Real Colour FullView Display, dimana menekankan reproduksi warna di layar tablet, akan akurat sesuai warna asli obyek yang ditampilkan.

Tak sekedar omong besar, saat dieksplor lebih jauh, semua gambar maupun objek yang tersaji di tablet ini, memang sangat memanjakan mata. Tampilan objek di layar tidak nampak nyata, seperti warna aslinya.

Reproduksi warna cemerlang yang tidak disetel berlebihan, memanjakan mata, apalagi buat kamu yang masih menggunakan komputer dengan layar biasa. Tingkat kecerahan layarnya yang mencapai 600 nits juga termasuk amat terang.

Respons layar terhadap sentuhan sangat responsif, mulus, lancar jaya tanpa hambatan. Menavigasi menu, bermain game serta menjalankan berbagai aplikasi lainnya dapat dilakukan dengan nyaman.

Tidak ada lag yang dirasakan saat kami mencobanya untuk berbagai aplikasi. Singkat cerita dari 2 sektor yang sudah dieksplor, yakni desain dan layar GadgetSquad puas dengan kinerja tablet ini.

Performa
Langsung lanjut aja sob ke area performa. Tablet ini di gadang, punya performa yang nggak kalah powerfull dengan PC. Akankah klaim tersebut sesuai dengan kenyataan?

Sebelum lebih jauh, kita tenggok terlebih dahulu “jeroan” dapur pacu MatePad Pro 11 ini. Dapur pacunya dikomandoi chipset Qualcomm Snapdragon 865. Dalam menopang kerjanya, chipset Snapdragon 865. mendapat sokongan RAM 8GB serta memori internal 256GB.

Merujuk komposisi yang diberikan, bisa dikatakan amunisi di area dapur pacu sudah terbilang gahar. Ketika di eksplor benar saja, performa tablet ini begitu gahar, sesuai dengan ekspektasi.

Satu hal yang perlu diperhatikan, sebagai produk dari dinasti Huawei, tablet ini berjalan dengan platfrom Harmony OS 3.0. Itu artinya jika ingin menambahkan aplikasi, kamu bertandang Huawei App Gallery.

Sejatinya ekosistem di aplikasi Huawei App Gallery, sudah cukup banyak. Berbagai aplikasi umum sudah bisa kamu jumpai di Huawei App Gallery. Hanya saja, jika dibandingkan Google Play Store, ekosistem aplikasi di Huawei App Gallery.

Alhasil GadgetSquad harus menggunakan APK Pure untuk menemukan beberapa aplikasi yang diinginkan. Bagi kamu yang melek teknologi, kondisi tersebut tentu bisa diatasi dengan mudah. Tapi lain cerita bagi pengguna awam atau pemula, biasanya akan kerepotan di awal.

Perihal ekosistem aplikasi yang terbatas, bisa dikatakan masih menjadi masalah klasik hampir semua perangkat Huawei. Semoga kondisi tersebut bisa segera diatasi. Terlepas dari masalah ekosistem, tak ada masalah berarti dengan performa yang disajikan MatePad Pro 11, selama digeber melakukan berbagai aktivitas.

Fitur bawaan
Salah satu daya tarik dari sebuah tablet, gadget ini harus punya kinerja lebih maksimal saat digeber sebagai perangkat kantoran. Nah untuk urusan yang satu ini, ada satu fitur bawaan yang bisa kamu maksimal untuk menunjang produktivitas kerja. Fitur bawaan tersebut adalah menu Super Device.

Saat fitur Super Device aktif, kamu bisa menghubungkan beragam gadget mulai dari tablet, laptop, perangkat IoT dan hape untuk saling berinteraksi dengan cepat dan mudah.

Contohnya, ada fitur Mirror yang membuat kamu, bisa memanipulasi layar laptop dengan pena di tablet. Kamu juga bisa mengubah tablet jadi monitor eksternal laptop Huawei. Sayangnya fitur keren ini, masih terbatas untuk perangkat Huawei saja.

Sementara itu, saat tablet ini dimaksimalkan sebagai perangkat hiburan, kualitas layar OLED yang memukau itu ternyata juga dibarengi performa audio yang mumpuni. Kondisi ini tak lepas dari hadirnya teknologi bawaan Huawei Sound.

Tablet ini sendiri sudah dibekali 6 speaker, nah Huawei Sound mencoba bedakan fungsi masing-masing speaker, sehingga biasa menghasilkan audio secara harmonis. Hasilnya cukup terasa saat memutar film atau game dengan efek suara yang menggelegar.

Dentuman bass cukup terasa dari jarak dekat, lebih baik dibandingkan tablet dan laptop di kelasnya. Fitur ini juga efektif saat mendengarkan musik, dengan suara vokal dan instrumen yang jelas.

Tablet rasa laptop
Selain performa, hal lain yang membuat tablet ini kental aroma laptop, yakni hadirnya perangkat tambahan Keyboard dan M-Pencil. Yup, dalam paket pembelian MatePad Pro 11 telah menyertakan cover bodi dan cover keyboard yang dapat saling menempel menggunakan mekanisme magnet.

Dalam kondisi terpasang dengan keyboard, tablet ini langsung menjelma menjadi laptop mungil. Uniknya keyboard ini juga berfungsi ganda sebagai penguat sinyal Wi-Fi berkat adanya antena tersembunyi.

Hal unik lain, kamu bisa tetap menggunakan keyboard ini dalam kondisi terlepas dari tablet mengingat keyboard ini menggunakan koneksi Bluetooth. Huawei menyebutnya sebagai Split Mode.

Keyboard Huawei MatePad Pro 11 termasuk nyaman digunakan dengan jarak tekan tiap tombol yang cukup dalam. Sedangkan perangkat M-Pencil, sangat berguna saat kamu ingin menandatangi dokumen, catatan dan sebagainya.

Tak hanya itu, buat desain grafis yang harus mengambar di layar tablet, saat bertemu klien, M-Pencil juga bisa dihandalkan, lantaran kinerjanya begitu responsif.

Bisa dikatakan, Keyboard dan M-Pencil adalah dua kepingan penting yang membuat, MatePad Pro 11 punya performa layaknya laptop.

Kamera
Fitur kamera dalam sebuah tablet biasanya, hanya sebagai menu pelengkap. Karenanya jangan heran jika fasilitas imaging di tablet, umumnya punya kualitas standar. Bagaimana dengan kamera di Huawei MatPad Pro 11?

Secara spesifikasi, menu kamera tablet ini terbilang menggoda. Kamera yang ada di bodi belakang tablet, tertanam dalam panel lingkaran yang disebut sebagai Dome Ring Design. Desain modul kamera tersebut mirip seperti di ponsel flagship Huawei P50 series.

Modul tersebut menampung dua kamera belakang yang terdiri dari kamera utama 13 MP (f/1.8) dan kamera ultrawide 8 MP (f/2.2). Menurut GadgetSquad komposisi tersebut suduh terbilang mumpuni. Ketika diuji, hasil bidikannya pun tak mengecewakan.

Hal menarik yang layak di apresiasi justru ada di kamera depan. Bagi yang sering melakukan rapat secara online menggunakan Zoom atau aplikasi sejenis, akan menyukai kualitas kamera depan tablet ini.

Dalam kondisi cahaya normal, gambar yang dipancarkan kamera tablet ini lebih baik dibandingkan webcam laptop di harga belasan juta. Kamera depannya sendiri ada di sisi kiri atas layar dengan kualitas 16MP.

Baterai
Daya tahan Huawei MatePad Pro 11 dibekali baterai 8.300 mAh dengan dukungan pengisian cepat (fast charging) 66 watt untuk versi chipset Snapdragon 888 dan fast charging 40 watt untuk versi Snapdragon 870.

Saat diuji, baterai Huawei MatePad Pro 11 ini juga tahan cukup lama. Mencapai 11 jam untuk memutar video terus menerus. Jika digunakan untuk bekerja, seharusnya tablet ini mampu bertahan lebih dari 11 jam sebelum harus diisi baterainya.

Kesimpulan
Jika Huawei MatePad Pro 11 diklaim sebagai tablet rasa laptop/PC, hal tersebut bisa dipertanggung jawabkan. Pasalnya amunisi serta kemampuan MatePad Pro 11, jika dijadikan perangkat laptop, memang menjanjikan.

Bentuknya yang ringkas, juga sangat membantu para pekerja dengan mobilitas tinggi, yang biasanya sering bekerja di luar kantor. Kalau pun ada kendala, hanya dari segi ekosistem yang harus diakui harus diperbanyak lagi

Lalu apakah tablet bisa menggantikan laptop? Hal ini terbilang relatif. Teknologinya memang sudah secanggih laptop. Hanya saja ada hal-hal yang tidak bisa digantikan oleh produk tablet. Satu diantara kenyamanan saat mengetik dokumen.

Walau sudah ada keyboard tambahan, GadgetSquad masih merasa nyaman mengetik di laptop atau pc konvensional. Untuk hal ini, kembali ke selera masing-masing. Bagaimana sudah jatuh cinta dengan Huawei MatePad Pro 11?